Wisata Kuningan Jadul Tapi Paling Diminati Masyarakat

Kuningan hanyalah sebuah kabupaten kecil yang berada di ujung timur provinsi Jawa Barat, tapi walau demikian, wisata Kuningan alamnya dan wisata budayanya ternyata menjadi salah satu daya tarik yang luar biasa untuk perkembangan wisata di provinsi Jawa Barat.

Sejak zaman dahulu kala, beberapa lokasi wisata sudah ramai dikunjungi oleh warga, baik itu warga sekitar Kuningan dan Cirebon sampai daerah-daerah lain di Jawa Barat dan provinsi lainnya. Belakangan, Kuningan makin berbenah dan lokasi wisata Kuningan makin berkembang.

Bahkan hebatnya lagi Desa Cibuntu yang ada di Kuningan menuai prestasi sebagai desa wisata terbaik di Nusantara dan bahkan tingkal ASEAN dijadikan nominasi. Luar biasa.

  • Wisata Kuningan di Cibulan

Walaupun banyak wisata kekinian di Kuningan, namun tetap saja wisata jadul yang menjadi daya tarik Kuningan. Misalnya saja Cibulan, sebuah lokasi pemandian air dinginyang diresmikan pada tanggal 27 Agustus 1939 silam, merupakan pemandian tertua yang ada disini. Daya tariknya adalah ribuan ekor ikan dewa yang konon jumlahnya tak bertambah dan tak juga berkurang walau sudah berabad-abad usianya.

Dengan lima kolam pemandian, Cibulan menjadi makin menarik dengan tiga kolam besar yang berisi ikan-ikan dewa, sementara dua kolam lagi adalah kolam pemandian biasa. Walau ikannya disakralkan, namun tetap bisa diajak berenang bersama. Jika besar nyali, silahkan berenang di kolam dan rasakan sensasi luar biasa berenang bersama dengan ratusan ikan besar dalam kolam. Tak cuma dikunjungi wisatawan lokal, namun juga dikunjungi wisatawan mancanegara seperti Singapura, Jerman, Turki dan lainnya.

Kita juga bisa sekadar merendam kaki sambil memberi makan ikan-ikan tersebut dengan menggunakan apel merah yang diiris tipis. Ikan-ikan tersebut konon tak suka dengan makanan lain kecuali apel merah. Menurut pengurusnya, jumlah ikan dewa yang ada di dalam kolam sekitar 700 hingga 1000 ekor dan dalam satu tahun paling hanya tiga ekor saja yang mati. Menariknya, ikan-ikan yang mati itu tidak dibuang begitu saja, melainkan dikafani dan dikuburkan layaknya manusia. Hal ini dilakukan semata karena tradisi leluhur saja, dan uniknya ikan dewa yang mati akan tenggelam, beda dengan ikan biasa yang mengambang di permukaan air.

  • Wisata Kuningan Curug Putri, Jadul tapi Tetap Eksis

Wisata Kuningan jadul lainnya adalah Curug Putri, menjadi salah satu curug yang paling tua di Kuningan, memiliki tinggi kurang lebih 25 meter dan airnya sangat jernih, karena mengalir langsung dari mata air yang ada di Gunung Ciremai. Jika kita berkunjung ke Bumi Perkemahan Palutungan, maka bisa mengunjungi curug dengan ketinggian 1.100 hingga 1.150 mdpl (meter di atas permukaan laut). Bumi perkemahan ini dikelola oleh Perum Perhutani, sehingga kondisinya lebih terawat dan aman.

Untuk sampai ke Curug Putri harus berjalan kaki, walau begitu pemandangan yang menanti kita disana sangat menyejukan dan memuaskan hati. Curug letaknya agak menjorok ke dalam, dengan terjalnya tebing di kanan kirinya serta pepohonan yang sangat rimbun. Sebatang beringin besar yang teduh berada di sebelah kiri, kemudian di bagian depan ada kolam yang digunakan untuk menampung semua curahan airnya yang deras.

Baca juga infomasi seputar Wisata : Klik Disini

Untuk dalam kolamnya sendiri hanya sebatas pinggang orang dewasa saja, jadi aman untuk bermain-main, berenang dan berendam. Untuk yang ingin berkemah bisa mengunjungi bagian atas curug, di tengah pepohonan pinus yang nyaman. Demikian adalah wisata Kuningan jadul tapi paling diminati masyarakat, lokasi mana yang paling anda sukai?



Add Comment