Penyakit Menopause kah Yang Perlu Anda Ketahui, Bahayakah ??

Penyakit Menopause adalah hal alami yang akan terjadi pada setiap wanita. Sayang, tak semua wanita tahu resiko dan cara sehat untuk menghadapi datangnya menopause tersebut. Padahal, seandainya wanita tahu dan menyiapkan diri, masa menopause bukan lagi suatu yang harus ditakuti.

Manopausekah anda ?

Untuk mendiagnosis penyakit menopuse dapat dilakukan dengan anamnesis, pemeriksaan fisik dan laboratorium. Untuk menunjang apakah seorang perempuan sudah menopause atau belum, dapat dilakukan pemeriksaan laboratorium endoktrin misalnya hormon estrogen, progesteron, luetenizing hormone (LH) dan Follicle stimulating hormone (FSH).




Meski begitu dengan pemeriksaan klinis melalui amnanesis sudah terdiagnosis menopause apalagi bila rahim masih utuh, semua fungsi genital normal dengan pemeriksaan fisik, dan tidak menstruasi lagi selama setahun tanpa intervensi obat, sudah dianggap sebagai menopause.

Pemeriksaan laboratorium dapat digunakan seperti pada pasien yang sudah didiagnosis selama setahun tidak menstruasi, tapi ketika diperiksa rahimnya ternyata sudah tidak ada sejak lima tahun lalu karena dioperasi. Untuk melihat apakah sudah menopause, harus diperiksa melalui laboratorium, dengan melihat estrogen dan progesteron.

Gejala yang paling umum ditemukan pada menopause yaitu: hot flashes. Sekitar 70 persen masa menopause mengalaminya sebagai reaksi tubuh akibat berkurangnya hormon estrogen dan berkeringatnya tubuh pada saat tidur. Dikenal dengan “Nocturnal Hyperhidrosis” dan sering sebabkan insomnia. Rasa panas dari wajah, kepala, dada menyebar keseluruhan tubuh terjadi selama 30 detik sampai beberapa menit. Gejala ini akan menghilang setelah 5-10 tahun mendatang. Gejala ini dapat dikurangi dengan Ruangan yang sejuk  dan nyaman. Mengurangi makan pedas-pedas. Mengurangi alkohol dan kafein.




Bagaimana Mengatasi Penyakit Menopause ?

menopause itu tidak dapat diobati, tapi keluhannya dapat ditanggulangi. Beberapa terapi muncul sebagai alternatif atasi keluhan seminal Terapi sulih hormon, pemberian estrogen cream pada vulva ataupun payudara, estrogen—progestogen kombinasi terapi, pengobatan simtomatis, pengobatan herbal, pengobatan dengan kalsium dan vitamin D, hingga konsumsi jus dan buah buahan, olahraga dan hidup teratur.

Di antara terapi di atas, yang paling menyita perhatian adalah Terapi Sulih Hormon. Terapi tersebut sangat efektif dan memberikan hasil memuaskan.Akan tetapi pada penyelidikan dan riset­-riset akhir-akhir ini diketahui bahwa pemberian T.S.H ini menimbulkan efek yang kurang baik. Menurut penelitan American Journal of medicine akan meningkatkan resiko penyakit jantung sebanyak 29 persen, kanker payudara sekitar 26 persen dan terjadi stroke pada 44 persen, 3 persen menyebabkan kanker usus dan 24 persen.




Pilihan populer yang sedang jadi buah bibir saat ini jatuh kepada estrogen alamiah, yakni fitoestrogen. Selain murah, jumlah fitoestrogen juga melimpah. Studi epidemiologi menunjukkan hubungan antara rendahnya tingkat penderita kanker, gejala menopause dengan konsumsi kacang-kacangan di negara-negara Asia. Setelah diteliti, perempuai. asia banyak mengkonsumsi kacang-kacangan sejenis kedelai yang didalamnya mengandung fitoestrogen.

Sumber fitoestrogen banyak terdapat dalam tumbuhan, hampir 20 jenis dalam 300 tumbuhan misalnya: parsley, bawang putih, gandum, kurma, kopi dan cherry. Zat aktif utama yang ada dalam fitoestrogen yaitu isoflavon, coumestan, dan lignan.

Isoflavon banyak terdapat pada kacang kedelai, miju-miju, buncis, semanggi merah. Lignan terdapat pada biji rami padi-padian, sayur, buah sedangkan coumestan banyak terdapat pada bunga biji matahari dan kecambah.

Baca juga informasi kesehatan : Klik Disini

Yang datang setelah menopause ?

Kekurangan estrogen memang menimbulkan banyak keluhan. Bila diabaikan begitu saja, lima hingga sepuluh tahun mendatang akan bertambah masalah seperti berikut:

  • Demensia sampai sindrom Alzheimer.
  • Osteoporosis
  • Kanker usus besar
  • Kanker serviks
  • Kanker payudara
  • Kanker paru-paru Badan bertambah gemuk (obesitas)



0 thoughts on “Penyakit Menopause kah Yang Perlu Anda Ketahui, Bahayakah ??

  1. Pingback: Tes Kesehatan dan Aturan Makanan Untuk Wanita Menopause | Cirebon News

Add Comment